Hewan di Bromo tidak hanya kuda yang menunggu di lautan pasir. Kawasan ini juga menjadi rumah bagi lutung jawa, elang jawa, sampai macan tutul yang jarang sekali terlihat. Panduan ini merangkum satwa yang mungkin Anda jumpai, tarif sewa kuda, dan aturan yang perlu Anda patuhi.
Sebagian hewan di Bromo bisa Anda lihat dari jalur wisata biasa, sebagian lagi hanya tercatat lewat survei petugas. Kalau Anda ikut paket wisata Bromo, kuda adalah hewan yang hampir pasti Anda temui begitu turun dari jeep.
Hewan Apa Saja yang Ada di Bromo?
Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) mencatat 38 jenis satwa dilindungi di kawasannya, terdiri dari 24 jenis burung, 11 mamalia, 1 reptil, dan 2 serangga, berdasarkan inventarisasi tahun 2015. Di antaranya elang jawa, lutung jawa, macan tutul jawa, trenggiling, dan ular sendok jawa.
Peluang Anda bertemu masing-masing hewan di Bromo sangat berbeda. Tabel berikut membantu Anda menakar ekspektasi.
| Hewan | Peluang bertemu | Lokasi yang pernah tercatat | Catatan |
|---|---|---|---|
| Kuda sewa | Hampir pasti | Lautan pasir, sekitar Pura Luhur Poten | Hewan peliharaan warga, bukan satwa liar |
| Elang jawa | Kecil | Coban Trisula, Blok Bendolawang | Terbang tinggi, perlu teropong |
| Lutung jawa | Kecil sampai sedang | Coban Trisula | Hidup berkelompok di hutan |
| Macan tutul jawa | Sangat kecil | Dirahasiakan petugas | Terekam kamera jebak |
| Ajag (anjing hutan) | Sangat kecil | Pernah ada jejak di dekat kawah | Satwa terancam punah |
Kuda Bromo, Hewan yang Pasti Anda Temui
Di antara semua hewan di Bromo, kuda paling mudah Anda temui. Kuda Bromo adalah kuda milik warga Tengger yang disewakan untuk mengantar wisatawan menyeberangi lautan pasir sampai kaki tangga kawah. Dari titik itu Anda tetap harus menaiki sekitar 250 anak tangga dengan berjalan kaki, karena kuda tidak naik sampai bibir kawah.
Para pemilik kuda bergabung dalam paguyuban, dan harga ditentukan di tingkat paguyuban, bukan oleh pengelola taman nasional. Pada April 2026, Balai Besar TNBTS menggelar pelatihan bagi pelaku jasa jeep dan kuda di Kabupaten Probolinggo, memanfaatkan masa penutupan kawasan pada 6 sampai 12 April.
Berapa Tarif Sewa Kuda di Bromo?
Tarif sewa kuda di Bromo umumnya berkisar Rp150.000 sampai Rp250.000, tergantung rute dan hasil tawar. Papan tarif Organisasi Kuda Sewa yang diberitakan Kompas pada Juni 2023 mencantumkan Rp200.000 pulang pergi ke kawah dan Rp150.000 untuk rute keliling Pura Luhur Poten.
Setahun kemudian, ANTARA mencatat pemilik kuda menawarkan Rp250.000 pulang pergi sampai puncak. Belum ada aturan tarif resmi dari pengelola, jadi sepakati harga dan rute sebelum Anda naik.
Pertimbangkan juga soal zona operasi. Pada Desember 2023, pengelola sempat melarang ojek kuda beroperasi dalam radius 1 kilometer dari kawah demi keselamatan. Aturan seperti ini bisa berubah mengikuti status gunung, jadi tanyakan titik antar terbaru kepada pemilik kuda atau pengemudi sewa jeep Bromo Anda.
Tips Naik Kuda di Bromo dengan Aman
- Sepakati tarif, rute, dan apakah harga sudah termasuk perjalanan pulang.
- Pilih kuda yang terlihat segar, tidak kurus, dan tidak terengah-engah.
- Pakai sepatu tertutup, karena kaki Anda akan menggantung dekat pasir dan batu.
- Pegang pelana, bukan tali kekang, dan biarkan pemilik kuda yang mengarahkan.
- Simpan ponsel di tas tertutup saat kuda berjalan menanjak.
- Turun dan berjalan kaki kalau Anda merasa kuda mulai kepayahan.
Soal kondisi kuda, perhatian publik makin besar. Awal Januari 2026, video seekor kuda yang ambruk kelelahan di Bromo sempat viral di media sosial. Memilih kuda yang sehat dan tidak memaksakan beban adalah cara paling sederhana untuk ikut menjaganya.
Elang Jawa Bernama Mirah, Araga, dan Moris
Elang jawa (Nisaetus bartelsi) adalah burung pemangsa endemik Pulau Jawa yang berstatus dilindungi, dan TNBTS termasuk salah satu habitatnya. Sepanjang 2024, Liputan6 melaporkan 61 catatan perjumpaan elang jawa di kawasan ini, pada ketinggian 700 sampai 2.000 meter.
Beberapa elang di TNBTS bahkan punya nama. Mirah, elang jawa betina berumur sekitar dua tahun, diserahkan warga di Sleman lalu menjalani rehabilitasi selama 15 bulan. Mirah dilepasliarkan di Coban Trisula, kawasan TNBTS, pada 29 Oktober 2021.
Dua bulan sebelumnya, pada 18 Agustus 2021, Balai Besar TNBTS melepasliarkan Araga, elang jawa betina, dan Moris, elang ular bido jantan, di Resort Ranu Darungan, Lumajang. Sejauh ini belum ada kabar terbaru yang diberitakan tentang ketiganya setelah kembali ke alam.
Peluang melihat elang jawa dari jalur wisata Bromo memang kecil. Kalau Anda ingin mencoba, bawa teropong dan perhatikan langit di atas hutan dari pagi menjelang siang, saat burung pemangsa mulai melayang memanfaatkan udara hangat.
Lutung Jawa di Coban Trisula
Lutung jawa (Trachypithecus auratus) adalah primata pemakan daun yang hidup berkelompok di hutan TNBTS. Laporan Balai Besar TNBTS tahun 2019 mencatat empat kelompok lutung di sekitar Coban Trisula, masing-masing berisi 3 sampai 27 ekor, dengan total 36 ekor berdasarkan data 2018.
Laporan yang sama menyoroti lutung berbulu merah di lokasi itu. Menurut Balai Besar TNBTS, warna merah dimiliki lutung muda, lalu berubah hitam pada jantan dewasa dan hitam keperakan pada betina dewasa. Jauh sebelumnya, pada 2006, pengelola melepasliarkan 41 ekor lutung di 14 titik di Blok Ireng-ireng.
Seperti hewan di Bromo lainnya, lutung cenderung menjauh dari keramaian. Kalau Anda melihatnya di pepohonan, amati dari jauh dan jangan memanggil atau melempar makanan.
Macan Tutul Jawa dan Ajag, Penghuni yang Jarang Terlihat
Dua hewan di Bromo ini hampir mustahil Anda lihat langsung, tetapi keberadaannya menunjukkan hutan di sekitar Bromo masih sehat.
Macan Tutul Jawa
Survei tahap pertama macan tutul jawa di TNBTS yang selesai pada Juli 2025 mengidentifikasi 8 individu: 1 jantan, 6 betina, dan 1 anak, seperti dilaporkan Tempo pada Mei 2026. Survei tahap kedua berlangsung sepanjang 2026.
Sebelumnya, kamera jebak merekam induk dan anak macan tutul pada akhir 2024. Petugas sengaja merahasiakan lokasinya untuk mencegah perburuan, jadi jangan percaya ajakan "berburu foto macan" dari pihak mana pun.
Ajag, Anjing Hutan yang Terancam Punah
Ajag (Cuon alpinus) adalah anjing hutan liar yang oleh IUCN digolongkan terancam punah. Pada September 2022, seorang pemandu menemukan jejak dua ekor ajag di dekat bibir kawah Bromo, dan petugas TNBTS meminta pengunjung tidak mengganggunya.
Aturan Membawa dan Bertemu Hewan di Bromo
Peraturan kunjungan Balai Besar TNBTS melarang pengunjung membawa binatang peliharaan ke dalam kawasan taman nasional. Menangkap, melukai, atau membunuh satwa juga dilarang. Artinya, anjing atau kucing kesayangan Anda sebaiknya dititipkan selama trip Bromo.
Kalau Anda berpapasan dengan anjing di desa sekitar kawasan, tidak perlu panik. Jawa Timur berstatus bebas rabies, tanpa kasus sejak 1996 sampai 2025 menurut Direktorat Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian. Meski begitu, tetap jaga jarak dari anjing yang tidak Anda kenal dan jangan memberi makan agar tidak diikuti.
Beberapa kebiasaan sederhana membantu Anda tetap aman saat bertemu hewan di Bromo sekaligus menjaga satwa:
- Jangan memberi makan. Makanan manusia mengubah perilaku satwa liar dan bisa membuatnya sakit.
- Jaga jarak. Nikmati dari jauh, terutama saat satwa bersama anaknya.
- Matikan lampu kilat. Cahaya kamera yang tiba-tiba membuat satwa panik.
- Bawa turun sampah. Sisa makanan menarik hewan ke jalur wisata.
Untuk rombongan yang berangkat bersama orang asing, seperti peserta paket open trip Bromo, sampaikan aturan ini sejak awal agar tidak ada yang tergoda memberi makan hewan yang ditemui.
Kesimpulan
Hewan di Bromo yang pasti Anda temui adalah kuda sewa milik warga Tengger, dengan tarif sekitar Rp150.000 sampai Rp250.000 yang perlu disepakati sebelum naik. Satwa liar seperti lutung jawa dan elang jawa, termasuk Mirah yang dilepasliarkan di Coban Trisula, butuh keberuntungan dan kesabaran untuk dilihat. Macan tutul dan ajag cukup Anda kenal lewat kisahnya. Patuhi larangan membawa hewan peliharaan dan jangan memberi makan satwa, supaya kawasan ini tetap menjadi rumah yang aman bagi mereka.
Mau ke Bromo Bareng Rombongan?
Sampaikan tanggal, jumlah peserta, dan kota keberangkatan Anda. Tim kami bantu susun rencana perjalanan lengkap dengan jeep dan penginapan terdekat.
Chat Admin di WhatsApp



